Kesehatan

AKAN DICARI SOLUSI JANGKA PANJANG

BUPATI DAN KETUA DPRD TINJAU KONDISI SUMBER AIR PAM DI SUNGAI SAUA

Redaksi | Jumat, 24 Februari 2017 - 01:05:35 WIB | dibaca: 226 pembaca

Nias Selatan, Globalnias.com

Bupati Nias Selatan dan Ketua DPRD  Tinjau Langsung Kondisi  Sumber Air  serta  Bak Penampung Air PAM Yang Berlokasi di Desa Hiliamuri, Akan dicari Solusi Kebutuhan Air Bersih di Ibu Kota Nias Selatan dan Sekitarnya untuk Jangka Panjang.

Agenda Rabu 22 Pebruari 2017 itu, Bupati juga mengikutsertakan Kadis PU Nias Selatan (Yusuf Nache,ST.,MM), Kabid sarana air bersih PU Nias Selatan (Berkat Zebua,ST) dan Dirut BUMD Nias Selatan (Robert MZ Dachi).

Diawali melihat dengan peninjauan lokasi pipa pompa air dari sumber air PAM yang disedot di Sungai Sa’ua, selanjutnya peninjauan bak penampung air, filter/saringan dan pipa pembagian  atau penyaluran air yang berlokasi di bukit desa Hiliamuri, kecamatan Onolalu, Kabupaten Nias Selatan (Nisel).

Kepala Cabang Perusahaan Air Minum (PAM), Ferdinand Mendrofa sambil menunjuk dan dijelaskannya kepada Buapati dan Ketua DPRD Nias Selatan bahwa pipa pengisap air di sungai Sa’ua sesuai kondisi saat ini sebenarnya sangat kurang karena hanya tiga batang pipa. Dia mengatakan sebaiknya butuh penambahan 3 batang lagi sehingga menjadi 6 pipa  dengan tujuan agar kebutuhan air bagi warga di kota Telukdalam dan sekitarnya dapat diimbangin sesuai jumlah pemakai yang kini bertambah terus.

Kendala lainnya termasuk di bukit Nari-Nari (Kota Telukdalam) elevasi perjalanan air agak lambat sehingga penyaluran air di rumah para pelanggan sering mengalami kendala karena butuh waktu yang harus menunggu beberapa jam, dengan berbagai upaya selalu dilakukan oleh pihak PAM.

Dia menyebutkan, akibat kedua faktor ini sehingga sering terjadinya kekecewaan yang dialami para pelanggan bahkan kebutuhan air di rumah wargapun terkadang teputus selama kurang lebih satu hari.

Meskipun kenyataannya selama ini para pelanggan PAM mengeluh tentang kejernihan air, namun  menurut Kepala Cabang PAM Nias Selatan (Ferdinand Mendrofa) bahwa setiap harinya telah dilakukan pemakaian kaporit dan tawas penjernih air sesuai takaran standard.  Keruhnya air tersebut  bisa saja akibat faktor pipa saluran air mungkin bocor atau faktor lainnya. Mengenai masalah ini akan diupayakan pemeriksaan dan perbaikan, ujarnya.

Kesimpulan atas hasil peninjauan tersebut, Bupati Nias Selatan (Dr.Hilarius Duha,SH.,MH) bersama Ketua DPRD Nias Selatan (Sidiadil Harita,S.Sos) atas keprihatinannya telah menyepakati  akan mengupayakan solusi terbaik agar kebutuhan air bersih bagi warga Ibukota Nias Selatan (Telukdalam) dan sekitarnya dapat terpenuhi sesuai situasi perkembangan penduduk.

Diselah selesainya peninjauan tersebut, warga setempat, Ama Anna Zalogo menyampaikan keluhan kepada Kepala Cabang PAM Nias Selatan terkait keadaan drainase pembuangan air dari bak penampung air milik PAM agar segera dilakukan pemeliharaan karena berdampak buruk bagi tanaman dan lingkungan .

(Redaksi)











Komentar Via Website : 1
Savira
10 Januari 2018 - 14:44:03 WIB
Kondisi sumber air memang harus di check secara berkala, jangan sampai ada air tergenang yang bisa menyebabkan banyak nyamuk berkembang biak dan akhirnya menularkan penyakit malaria atau virus zika bagi lingkungan
https://goo.gl/ErL6u4
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)