Hukum

BUPATI NIAS BARAT MENGHADIRI DAN MEMBUKA LANGSUNG SOSIALISASI SABER PUNGUTAN LIAR

BENIARO WARUWU | Kamis, 20 April 2017 - 23:04:10 WIB | dibaca: 241 pembaca

Nias Barat, Globalnias.com

Sosialisasi satuan tugas sapu bersih pungutan liar (SATGAS SABER PUNGLI) Kabupaten Nias Barat di buka oleh Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd dan didampingi oleh Wakil Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu. Bertempat di Tokosa Hall Onolimbu Kabupaten Nias Barat, yang dihadiri oleh Kasi Intel Kejaksaan Negeri Gunungsitoli (Narasumber), Wakapolres Nias  (Narasumber), Wakil Dandim Nias, seluruh Kepala SKPD Kabupaten Nias Barat, Kepala desa se-Kabupaten Nias Barat, Kepala sekolah se-Kabupaten Nias Barat, LSM dan PERS. (Kamis 20/04/2017).

Inspektur Kabupaten Nias Barat Mareko Zebua, SH berperan sebagai panitia, menyampaikan pada laporannya tentang dasar pelaksanaan sosialisasi Saber Pungli, yakni berdasarkan Perpres 87 tahun 2016 tentang sapu bersih pungutan liar. Intruksi Mendagri No.180/3935/SJ tanggal 24 Oktober 2016 tentang pengawasan pungutan liar dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Surat edaran Mendagri No.700/4277/SJ tanggal 30 Desember 2016 tentang penegasan pembentukan dan penganggaran unit pemberantasan pungli tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota. Keputusan Bupati Nias Barat No.700-19 tahun 2017 tanggal 26 Januari tentang penghujukkan Tim Satgas Saber Pungli tingkat Kabupaten Nias Barat.

Kata sabutan mewakili Ketua DPRD yang disampaikan oleh Haogomano Gulo mengatakan bahwa Sosialisasi tentang Satuan sapu bersih pungutan liar di tingkat Kabupaten Nias Barat sangat bermanfaat bagi masyarakat dan Aparatur Sipil Negara.

Arahan sekaligus bimbingan oleh Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd menyampaikan dengan tegas bahwa semua elemen sepakat untuk mengatakan bahwa pungutan liar adalah sebuah kejahatan yang merusak sendi – sendi kehidupan penyelenggara negara dan juga masyarakat, jelas Buapati Nias Barat.

Beliau menabahkan bahwa pungutan liar adalah musuh kita bersama, sehingga dibutuhkan penolakan yang tegas tentang hal itu. Bupati meminta berbagai pihak agar segera melaporkan atau menginformasikan kegiatan – kegiatan pungutan liar yang terjadi di berbagai tempat kepada tim Satgas dan juga pihak lain yang berwenang menindaklanjuti permasalahan tersebut.

Wakapolres Nias Hermansyah Putra, SH,.MH mengatakan saat menyajikan materi bahwa ada beberapa pintu pungutan liar bisa terjadi di berbagai sektor yakni.

1.      Pengadaan barang dan jasa

2.      Proyek – proyek

3.      Pelayanan umum

4.      Perizinan

5.      Pungutan liar lainnya

(Beniaro Waruwu)

 

 











Komentar Via Website : 3
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)