Hukum

KLARIFIKASI YL DAN KADISDIK NISEL TERKAIT ISU OTT

Redaksi | Senin, 19 Juni 2017 - 19:23:21 WIB | dibaca: 221 pembaca

Foto: YL pada saat konfirmasi Globalnias.com (19/06/17)

Nias Selatan, Globalnias.com

YL YANG JUGA SEBAGAI PPK DAK 2017 PEMBANGUNAN RKB SEKOLAH DI DINAS PENDIDIKAN NIAS SELATAN BANTAH “TIDAK PERNAH MEMINTA APALAGI MENERIMA UANG DARI KEPALA SEKOLAH DAN BENDAHARA PEMBANGUNAN RKB SMP NEGERI-3 SALAWA AHE”.

Di ruang kerjanya, Kilometer 07 jalan arah Lagundri, Senin (19 Juni 2017), pukul 14:30 Wib, YL memaparkan bahwa terkait dugaan peristiwa OTT yang ditudingkan kepadanya tertanggal 15 Juni 2017, itu tidak benar.

Menurutnya, isu mengenai kardus aqua yang diberikan seseorang kepada saya berkisar pukul 7:00 Wib (15/06/17) isinya bukan uang melainkan barang cindera mata yang sebelumnya telah saya pesan berupa Kalabubu 2 buah, tas yang terbuat dari daun pandan 2 buah dan 1 buah miniatur dalam kaca, itupun inisiatif pribadi saya karena para tamu di rumah dinas Bupati tersebut sangat akrab dengan saya bukan karena apa-apa, pungkasnya.

Selanjutnya Beliau menjelaskan kembali, setelah saya terima pesanan cindera mata itu lalu saya bawa masuk, kemudian saya duduk sebentar di teras rumah. Karena mobil dinas pendidikan akan datang menjemput saya di Defnas Hall (tempat tinggal saya) dengan informasi para tamu tersebut telah sampai di rumah dinas Bapak Bupati sehingga saya bergegas dengan buru-buru kembali mengambil kardus berisi cindera mata tadi dari rumah untuk mau saya antar ke rumah dinas Bupati.

Ditengah saya mau keluar dari rumah, tiba-tiba pada saat itu datang juga Kepala Sekolah SMP Negeri-3 Salawa Ahe, dengan keadaan buru-buru langsung saya tanya kebeliau “ADA APA,” Lalu Kepala Sekolah berinisial ES menjawab “SUDAH PENCAIRAN DANA DAK PAK”, sambil Kepala Sekolah tersebut bertanya kepada saya “ BAGAIMANA SELANJUTNYA PAK”, langsung saya jawab “SEGERA DILAKSANAKAN SESUAI DENGAN ATURAN”, sambil saya pesan “APA BILA PELETAKAN BATU PERTAMA SUPAYA TERLEBIH DAHULU DIKONFIRMASIKAN KEPADA SAYA MANAKALA PIMPINAN MAU DATANG”, lalu Kepala Sekolah itu menjawab “SIAP PAK”, Setelah itu saya meninggalkannya.

Selang kemudian, mobil dinas pendidikan Nias Selatan langsung datang dan saya langsung naik mobil tersebut menuju rumah dinas Bapak Bupati Nias Selatan.

Lebih lanjut, YL memaparkan, sesampainya di depan rumah dinas Bupati (luar pagar), dia keluarkanlah kardus aqua yang berisi cindera mata tadi lalu diletakannya di samping pintu masuk sebelah kiri, seterusnya Bupati bersama dengan para tamu tadi makan bersama. Setelah makan bersama tersebut selesai, kami ambil cindera mata tadi didalam kardus lalu Bapak Bupati menyerahkannya langsung kepada tamu dari Semarang itu.

Menjawab konfirmasi Globalnias.com, YL mengatakan, uang sebesar 24 Juta Rupiah yang ditudingkan oleh Kepala SMP Negeri-3 (ES) beserta Bendaharanya  (D) kepada saya, itu bohong, “SAYA TIDAK PERNAH MEMINTA APA LAGI MENERIMANYA”.

Ketika ditanya Globalnias.com, Bagaimana tanggapan anda atas tudingan tersebut ?.... YL menjawab, Kita tunggu saja pembuktian HUKUM.

Ketika ditanya Globalnias.com, Bagaimana kalau tentang ini ternyata tidak ada pembuktian hukum, apa tindakan anda selanjutnya ?....YL menjawab, “SAYA AKAN MEMOHON SUPAYA NAMA BAIK SAYA DIPULIHKAN”.

KRONOLOGIS YL PADA SAAT TIM SABER PUNGLI NIAS SELATAN MENJEMPUTNYA DI RUMAH DINAS BUPATI:

Penjelasan YL kepada Globalnias.com, ditengah acara itu masih berlangsung ketika itu Wakapolres Nias Selatan Kompol. Anthero Purba,SH (Ketua Saber Pungli Nias Selatan) beserta sejumlah Personil lainnya datang menghampiri pintu rumah dinas Bupati Nias Selatan, dan pada saat itu Bupati Nias Selatan  (AKBP Purnawirawan Polisi DR.HILARIUS DUHA,SH.,MH) menyampaikan kepada Wakapolres untuk menunggu sebentar karena masih ada tamu.

Tidak lama kemudian, Noven Duha keluar dari rumah dinas Bupati, dan tak lama kemudian Noven Duha kembali untuk memanggil saya, sehingga pada saat itu saya keluar. Setelah saya sampai diluar, saya langsung dihampiri oleh anggota Polres sambil menanyakan “MANA KARDUS YANG YANG DIBAWA KE RUMAH DINAS ITU”, dan saya jawab “KARDUS APA”, lalu pernil Polres tersebut mengatakan “NANTI JELASKAN DI POLRES,”selanjutnya saya digiring ke Polres, ujar YL.

BAGAIMANA TANGGAPAN KADIS PENDIDIKAN NIAS SELATAN ?

Ketika dikonfirmasi Globalnias.com, Senin sore (19 Juni 2017), di ruang kerjanya, kantor Dinas Pendidikan Nias Selatan, jalan arah Lagundri kilometer 07, Nurhayati,S.Pd.,MM mengatakan, “SAYA KECEWA DENGAN BERBAGAI ISU MEDSOS YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB, KARENA MEMANG KEJADIAN ITU TIDAK BENAR”.

Ketika ditanya Globalnias.com, acara apa dirumah dinas Bupati pada malam itu ?....., Kadis Pendidikan menjawab, ACARA PAMITAN DARI YAYASAN STIEPARI SEMARANG.

Ketika ditanya Globalnias.com, apa cindera mata yang diserahkan kepada para tamu tersebut ?....jawabnya, hanya cindera mata sederhana yaitu, Kalabubu 2 buah, Miniatur yang terbuat dari kaca 1 buah dan Tas yang terbuat dari daun pandan 2 buah.

Selanjutnya, Plt. Kadis Pendidikan mengatakan bahwa mengenai isu potongan 15 % dari pagu dana pembangunan RKB DAK 2017, itu tidak pernah saya perintahkan, itu tidak benar, tandasnya. Ditambahkannya bahwa proses pencairan uang tidak ada rekomendasi dari Dinas Pendidikan karena prosedur pencairan uang DAK tersebut dari kas daerah ke rekening sekolah.

(Tim Globalnias.com)











Komentar Via Website : 6
Ace Maxs
21 Juni 2017 - 14:31:14 WIB
sunggguh informasi yang anda bawakan sangat menarik dan bermanfaat, sukses selalu. http://www.fikodominic.blogspot.com/ | http://acemaxscare.com/
Obat Herbal Nafas Tersengal Sengal
23 Juni 2017 - 13:29:41 WIB
Informasinya sangat lengkap ... dan juga menarik untuk di baca, bagus sekali.. good job friend.
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)