Hukum

POLSEK LOLOWAU TERIMA LAPORAN SEJAK 03 SEPTEMBER 2016

KORBAN PENGANCAMAN DAN PERUSAKAN TANAMAN MOHON KEADILAN HUKUM

Bualazatulo Buulolo | Selasa, 24 Januari 2017 - 23:41:18 WIB | dibaca: 294 pembaca

Foto Korban : FATILI BUULOLO

Lolowau, (Globalnias.com)

Korban Pengancaman dan Pemilik Tanaman Yang Dirusak Mengharapkan Keadilan Hukum .

Konfirmasi pada Selasa (24/01/2017), korban Fatili Buulolo Desa Bawosaloo Dao-dao kec. Hilimegai kab. Nias selatan . Menurutnya, dia telah diancam dan tanaman miliknya juga telah dirusak pada Rabu 31 Agustus 2016. Disebutkannya bahwa pelakunya salah seorang warga desa Bawosaloo Dao dao berinisial F.Buulolo. Korban telah melapor di Polsek Lolowau sejak 03 September 2016.

Setelah keadian itu langsung dilaporkan kepada pemerintah Desa dan Pemerintahan Desa mengambil suatu musyawarah Desa pada tanggal 01 September 2016 oleh Sekdes yang turut dihadiri semua Tokoh Masyarakat dan Aparat Desa, BPD Bawosaloo Dao dao.  Namun tidak terselesaikan karena pihak pelaku tidak mau berdamai.

Selanjutnya, kasus tersebut telah dilaporkan di Polsek Lolowau pada tanggal 03 September 2016. ujar Korban.

Sesui surat STPL, Penyidik Polsek Lolowau, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, HOTMAN L. TOBING   bahwa laporan korban Fatili Buulolo sudah diterima.

Menurutnya sesuai dengan rujukan dari Kapolsek Lolowau  atas kejadian tentang masalah pengancaman dan pengrusakan tanaman sebagai mana dimaksud dalam pasal 335 subs 406 dari KUHP Pidana.  

Konfirmasi wartawan Globalnias.com, 23 Januari 2017, Hotman L.Tobing menyebutkan, kendalanya sekarang meskipun terlapor F. Buulolo telah diberikan surat panggilan namun  tidak mau datang dan hanya pada panggilan pertama terlapor datangi Polsek Lolowau. Untuk panggilan ke-2 dan ke -3 tidak mau dihadiri.

 

 (Bualazatulo Buulolo)

 

 

 

 

 

 

 

 

 











Komentar Via Website : 4
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)