Hukum

KUASA HUKUM PROYEK FIKTIF ONONAMOLO II NISBAR SEBUT KLIENNYA HANYA SEBAGAI TUMBAL

BENIARO WARUWU | Selasa, 09 Mei 2017 - 09:25:02 WIB | dibaca: 395 pembaca

Nias Barat, Globalnias.com

   Kuasa hukum terpidana tindak pidana korupsi  proyek fiktif di Desa Ononamolo II Nias Barat  Muhamad Amri SH mengatakan bahwa kliennya Abisaleh Waruwu dan Adesi Gulo dikorbankan oleh aktor utama  YH sebagai Tumbal.

   "Kasus ini terbilang aneh karena dalang utama dari permasalahan itu terkesan tidak tersentuh hukum. tidak mungkin seorang bawahan bekerja tanpa ada perintah atasan bahkan jika atasan memberi perintah dengan terpaksa bawahan harus menuruti. Harusnya YH yang saat itu sebagai Kadis bertanggung jawab penuh. Saya selaku kuasa hukum menyatakan bahwa klien saya hanya sebagai boneka" katanya kepada wartawan beberapa waktu lalu  melalui sambungan seluler

   Anehnya lagi,  kata Amri, Polres Nias tidak menetapkan YH sebagai tersangka padahal jelas-jelas di dokumen tertera nama dan tandatangannya.

   Kasus ini berawal dari temuan BPK tahun 2013 adanya pembayaran doubel atas satu proyek yang sudah selesai dikerjakan oleh CV Putra Moi dan dibayarkan kembali kepada CV Ndillo sehingga menjadi kerugian negara senilai Rp 141 juta lebih. Atas perkara ini, hakim menjatuhkan pidana penjara dua tahun denda Rp 50 juta subsider kurungan 6 bulan kepada Abisaleh Waruwu sebagai rekanan.

   Sementara  Adesi Gulo sebagai kuasa BUD  divonis 1 tahun 6 bulan denda Rp 50 juta subsider kurungan 6 bulan. Keduanya dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan dengan tujuan menguntungkan dirinya sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan Negara atau perekonomian Negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 Jo 4 UU RI No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah menjadi dengan UU RI No.20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No.31 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 (1)ke-1e KUH Pidana (DakwaanSubsidair).

   Sedangkan persidangan terhadap tujuh  terdakwa lainnya masih berjalan. Ketujuh tersangka lainnya  yakni SM, DS, PD, FH, AG, IH dan AD

 

Beniaro Waruwu

  

  

 

 

 

 











Komentar Via Website : 3
Obat Herpes
19 Juli 2017 - 16:11:55 WIB
selamat siang, https://goo.gl/i8zlyo terima kasih.
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)