Hukum

Oknum Tim Survei dan Kades Kurang Transparan

LAHAN SUTT DI HILIALAWA DIDUGA SELEWENGKAN UANG NEGARA, PT. PLN DIHARAPKAN LAKUKAN EVALUASI

Sitoolo Duha | Minggu, 17 September 2017 - 21:05:38 WIB | dibaca: 343 pembaca

Foto: Koordinator Tim Konsultan Pada Pengukuran Lahan dan Inventarisasi Tanaman Pada Jalur SUTT di Nias Selatan

Nias Selatan, Globalnias.com

HASIL  SURVEI  INVENTARISASI TANAMAN PADA PEMBEBASAN JALUR  TALI LISTRIK  SUTT T/L 70 KV NIAS TA. 2017 DI DESA HILIALAWA KECAMATAN TOMA DIDUGA TERINDIKASI REKAYASA, PT. PLN UIP II JALAN DR.CIPTO  12 MEDAN DIHIMBAU UNTUK MELAKUKAN EVALUASI ULANG SECARA PROFESIONAL DEMI MENYELAMATKAN UANG NEGARA  SENILAI MILIARAN RUPIAH  AKIBAT ULAH PARA OKNUM YANG BERKORPORASI.

Koordinator Tim Survei dari Konsultan (foto) yang tidak menyebut namaya pada saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di tempat tinggalnya di Telukdalam, Ibukota kabupaten Nias Selatan, Sabtu (16/09/2017).  Dia menyebutkan, kami tidak pernah memberi kesempatan kepada masyarakat untuk rekayasa.

Namun pada saat ditanya bagaimana tentang issu tentang penggelembungan jumlah tanaman ?... dia menjawab mengenai jumlah tanaman tersebut berdasarkan petunjuk Kepala Desa Hilialawa dan yang lebih mengetahui tentang itu adalah Kepala Desa, bukan kami.

Pada saat ditanya, siapa saja nama – nama pemilik lahan dan tanaman berdasarkan hasil survei di desa Hilialawa ?.... Koordinator survei tersebut tidak diberitahukannya, dia terlihat gugup dan akhirnya melempar bola kepada  Kepala Desa serta kepada PT. PLN medan, silakan tanya disana, sebutnya.

Dia mengatakan bahwa mengenai hasil pembebasan lahan dan tanaman di desa Hilialawa telah terbayarkan kepada masyarakat, tinggal satu atau dua orang lebih yang belum terbayarkan karena perbedaan pendapat di lapangan. Mengenai jumlah total uang yang sudah terbayarkan tersebut juga dia tidak mengetahuinya.

KONFIRMASI SEBELUMNYA:

Pj. Kepala Desa Hilialawa (IRWANI HARITA) yang juga staf kantor Camat Toma, di rumahnya desa Hilisataro Raya, Dia tidak memberitahukan siapa saja nama – nama pemilik lahan dan tanaman tersebut di desa Hilialawa.  Irwani Harita mengatakan, yang lebih mengetahui nama – nama tersebut adalah tim survei dari PLN, tanya kepada mereka ujarnya kepada wartawan.

Camat Toma (GAYUS DUHA), di ruang kerjanya, dibenarkannya bahwa mengenai hasil survei serta nama – nama pemilik lahan dan tanaman itu wajib transparansi kepada masyarakat karena pembayaran untuk itu adalah berasal dari uang negara.

Beliau menjelaskan, bahwa sampai saat ini, data tersebut belum diserahkan di kantor Camat oleh Kepala Desa Hilialawa atau Pihak Tim Survei PLN.

Camat Toma mengatakan bahwa yang lebih mengetahui  tentang data – data tersebut yakni Kepala Desa beserta Pihak Tim Survei dari PLN.

TANGGAPAN TOKOH MASYARAKAT:

Sejumlah Tokoh masyarakat yang di konfirmasi,  Sabtu (16/09/2017), diantaranya, Perasaan Telaumbanua di Telukdalam, Beliau menyebutkan bahwa jika seandainya oknum Kepala Desa serta oknum Pihak Tim Survei dari PLN tidak mau disebut – sebut namanya dalam benang merah atas issu yang menghebohkan selama ini,  ya... sebaiknya mereka bertindak tegas dan transparansi serta membuka siapa saja nama – nama pemilik lahan dan tanaman atas pembebasan jalur tali listrik pada Tower Listrik saluran Udara tegangan Tinggi (SUTT) di desa Hilialawa. Mengapa harus ditutupi nama – nama pemilik lahan dan tanaman itu, ujarnya.

Dia menambahkan, Hilialawa itu adalah kampung saya sendiri dan saya tahu persis apa saja polemik selama ini. Kalau mau jujur bisa kita lakukan survei bersama jika PLN meminta bantu ke kita, kita akan dukung demi suksesnya program Bapak Presiden Jokowi terkait kelistrikan di Kepulauan Nias.

Saya bukan irihati tetapi hanya memperjelas keadaan yang sesungguhnya, marilah kita mulai dari diri kita sendiri untuk membatasi perbuatan – perbuatan oknum tikus nakal yang mungkin hanya bermuara pada kepentingan kelompok maupun pribadi, pungkasnya dengan tegas.

Perasaan Telaumbanua mengharapkan Pihak PT. PLN (PERSERO UIP II JALAN DR. CIPTO 12 Medan agar mengenai hal ini dapat disikapi  dengan mengevaluasinya  kembali  untuk menghindari terjadinya penyelewengan uang negara.

(Sdh/Rdh/Tim)











Komentar Via Website : 46
Obat Eksim Kering Di Apotik
18 September 2017 - 08:38:51 WIB
Terimakasih atas informasinya http://goo.gl/9AYvQP
Cara Mengobati TBC Kronis
18 September 2017 - 10:19:59 WIB
Salep Penghilang Noda Hitam Di Apotik
18 September 2017 - 13:18:01 WIB
Semoga bermanfaat http://goo.gl/CtvZUZ
Obat Kolesterol Di Apotik
18 September 2017 - 16:07:34 WIB
Terima kasih informasinya sangat bermanfaat

http://goo.gl/sFRwW5 | http://goo.gl/ymCUJs | http://goo.gl/R53x3H
Obat Penyakit Hisprung Tanpa Operasi
19 September 2017 - 09:52:20 WIB
Thank's for your information http://goo.gl/nrWVQR
Cara Mengatasi Wajah Berminyak Dan Kusam
19 September 2017 - 15:01:30 WIB
Semoga bermanfaat http://goo.gl/x29Zmx
Obat Tradisional Susah Buang Air Besar Untuk Balita Di Apotik
20 September 2017 - 08:39:33 WIB
Terimakasih atas informasinya http://goo.gl/hMHKtX
Salep Penghilang Bopeng Bekas Jerawat Di Apotik
20 September 2017 - 13:37:24 WIB
Thank's for your information http://goo.gl/noYzVY
AwalKembali 123... 5 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)