badan hukum

Diduga terjadi pengelembungan

MASYARAKAT DESA MARAO DESAK INSPEKTORAT NISEL AUDIT DANA DESA MARAO 2016

BENIARO WARUWU | Kamis, 23 Maret 2017 - 18:10:43 WIB | dibaca: 526 pembaca

Nias Selatan, Globalnias.com

Terkait Dugaan Penggelembungan Biaya Infrastruktur jalan pada Dana Desa 2016 desa Marao, Kecamatan Ulunoyo. Warga memohon kiranya Inspektorat Nias Selatan melakukan penyelidikan khusus di lokasi demi menghindari kerugian uang negara.

Warga setempat bingung dan merasa dibodohi atas ketidak transparanan oknum Kepala Desa (Ar.Ndruru) bersama kroninya, sehingga memicu warga bersama BPD membuat surat pernyataan yang dialamatkan langsung kepada Inspektorat Nias Selatan selaku Penyidik Internal Pemda Nias Selatan.

Surat pernyataan pada tanggal 15 Maret 2017, perihal tentang pernyataan masyarakat desa marao tentang Dana Desa Tahun 2016. Tembusan suratnya dialamatkan kepada Dinas DPMD Nias Selatan, Polres , Kejaksaan Nias Selatan, serta LSM dan Pers di lingkup Pemda Nias Selatan.

Isi ringkas surat  pernyataan tersebut yaitu, meminta Inspektorat Nias Selatan untuk mengaudit segera terkait Dana Desa tahun 2016 desa Marao, kecamatan Ulunoyo.

Salah satu alasan kuat masyarakat menduga adannya unsur penggelembungan biaya fisik proyek pada pelaksanaan Dana Desa yang diduga bermuara pada kerugian uang negara tersebut yakni, selain oknum Kepala Desanya (Ar.Ndruru) yang juga sebagai PNS Sekdes Marao beserta kroninya tidak transparansi kepada masyarakat, lebih parah lagi bahwa anggaran yang dikhususkan untuk pembangunan infrastruktur jalan di desa itu mencapai  berkisar Rp. 270 Juta.

Anehnya, dana sebesar berkisar Rp. 270 Juta untuk infrastruktur jalan desa tersebut, realitas di desa hanya dilakukan pembukaan badan jalan dengan memakai peralatan alat berat Becko, hanya berukuran panjang 1400 meter dan lebar 4 meter, tanpa penggalian parit saluran air.

Diantara tembusan suratnya itu dialamtkankan ke media online Globalnias.com, surat tersebut disampaikan langsung oleh salah seorang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Marao atas nama Efaaro Ndruru.

Pada saat dikonfirmasi di Telukdalam, 23 Maret 2017, Efaaro Ndruru mengharapkan Inspektorat Nias Selatan secepatnya melakukan audit khusus atau penelitian khusus secara langsung di desa demi menghindari terjadinya indikasi kerugian uang negara.

(Beniaro Waruwu)

 











Komentar Via Website : 1
Cara Menghancurkan Batu Ginjal Tanpa Operasi
24 Maret 2017 - 10:33:56 WIB
sangat bermanfaat dan membantu anda https://goo.gl/GfjUmJhttps://goo.gl/dmV9iQ
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)