Kesehatan

MENELUSURI REALISASI BPJS NIAS SELATAN TAHUN 2014 - 2015

SEJUMLAH SUMBER AKUI TIDAK ADA MASALAH BPJS PUSKESMAS SOMAMBAWA

Redaksi | Sabtu, 05 November 2016 - 18:41:10 WIB | dibaca: 438 pembaca

KAPUS SOMAMBAWA

Nias Selatn, Globalnias.com

Dana BPJS Tahun 2014 Sebesar Rp. 664.348.500 Yang Nota Bene Telah Disatukan  Di Rekening Puskesmas Somambawa Sasarannya Untuk 3 (tiga) Puskesmas Yakni Somambawa, Puskesmas Sidua’ori dan Puskesmas Lahusa. Dana Tersebut Telah Disalurkan Oleh Kapus Somambawa.

Hasil Konfirmasi Media Online Globalnias.Com:

Bertempat di UPTD Puskesmas Kecamatan Somambawa, 03 November 2016, Kepala Puskesmas Somambawa, Tawaonasokhi Ndruru membenarkan bahwa dana Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tahun 2014 yang lalu telah masuk ke rekening Puskesmas Somambawa dengan Jumlah total kuota sebesar Rp. 664.348.500,- (Enam Ratus Enam Puluh Empat Juta Tiga Ratus Empat Puluh Delapan Ribu Lima Ratus Rupiah) dengan jumlah peserta BPJS yaitu 17.715 orang, dari total nilai anggaran termasuk didalamnya 30 persen dana sarana.

Tawaonasokhi Ndruru menjelaskan, Dana BPJS sebesar itu sasrannya untuk 3 (tiga) Puskesmas yakni, Puskesmas Somambawa, Puskesmas Sidua’ori dan Puskesmas Lahusa.

Tawaonasokhi Ndruru merinci, tentang jumlah dana yang sudah disalurkan berjumlah Rp. 465.043.951.,- dengan uraian yaitu untuk Puskesmas Somambawa mempunyai kuota 8.654 orang x  Rp. 26.251= Rp. 227.179.811.,- selanjutnya untuk Puskesmas Sidua’ori mempunyai kuota 6.834 orang x 26.251 = Rp.179.402.222.,- dan untuk Puskemas Lahusa mempunyai kuaota  2.227 orang x 26.251 = Rp. 58.461.918.,- Sementara 30 persen lagi  sisa dari jumlah total Rp. 664.348.500.,- masih berada di bank BPDSU sebesar Rp. 199.304.549.- dan uang sisa tersebut  hingga saat ini tidak pernah ditarik, dengan alasan takut bermasalah, karena yang membelanjakan uang itu bukan Puskesmas masing-masing melainkan pihak Kabupaten.

Ketika ditanya oleh Globalnias.com, benarkah sisa anggaran untuk dana saran 30 persen  belum pernah ditarik di Bank BPDSU  ?.........Kapus Somambawa Tawaonasokhi Ndruru dengan nada sumpah dua jari, beliau  menyebutkan “suwer.” Dia mengatakan lagi, boleh kita cek langsung di BPDSU.

Terkait data penduduk sebagai syarat besarnya kuota dana BPJS di Puskesmas Somambawa, Sidua’ori dan di Puskesmas Lahusa yang lebih mengetahui itu adalah pihak BPJS , tidak ada kaitannya dengan Kepala Puskesmas karena data tersebut bersumber dari BPJS, sementara Puskesmas hanya sebagai pihak penerima.

Pengembangan informasi selanjutnya, Bendahara Puskesmas Somambawa, Maretisokhi Buulolo, beliau menyebutkan bahwa mengenai dana BPJS yang diterima Puskesmas Somambawa tidak ada masalah, dana BPJS tahun 2014 – 2015 telah disalurkan sesuai Juknis. Mengenai uang di rekening Puskesmas Somambawa tahun 2014 yang didalamnya telah bergabung dana BPJS Puskesmas Sidua’ori dan Puskesmas Lahusa telah diserahkan kepada Kepala Puskesmas masing-masing.

Menelusuri kebenaran terkait penjelasan tersebut, pada tanggal 03 November 2016, melalui via hand phone seluler. Kepala Puskesmas Sidua’ori Dr. Aranifasa Laia membenarkan telah menerima dana BPJS tahun 2014 tersebut dari Kepala Puskesmas Somambawa dengan jumlah uang Rp. 179.402.222.-  Ketika ditanya mengenai pendataan jumlah jiwa terkait salah satu syarat BPJS tersebut…..Dr. Aranifasa Laia menjelaskan bahwa tentang itu tidak ada keterkaitan para Kepala Puskesmas, Puskesmas hanya sebagai penerima dana, ujarnya.

Selanjutnya, pada tanggal 03 November 2016, melalui via hand phone seluler, Kepala Puskesmas Lahusa, Berkat Baene juga megatakakan hal yang sama, dia mengakui telah menerima dana BPJS tahun 2014 dari Kepala Puskesmas Sombawa sejumlah Rp. 58.461.918.-

Menelusuri dana BPJS Puskesmas Somambawa untuk tahun 2014-2015, bertempat di Puskesmas Somambawa tanggal 03 November 2016. Sejumlah sumber yang dikonfirmasi langsung, mereka mengatakan bahwa tidak ada masalah dana BPJS di Somambawa, semua yang menjadi hak-hak kami telah dibayarkan oleh Bendahara, bahkan sebelum dibayarkan didahului rapat dan diselipkan pembacaan Juknis, ujarnya.

Nara sumber yang dikonfirmasi itu yakni, Rekarni Buulolo, Merimawati Hulu, Sonifati Telaumbanua, Agusdarman Telaumbanua dan Dokter di Puskesmas Somambawa Dr. Perdana Liansyah Sihite.

(globalnias-1)











Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)